WELCOME TO IMMANUELBOOKSTORE.COM

RENUNGAN

Prinsip Berdoa:

Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau berkenan, ambillah cawan ini dari hadapan-Ku; tetapi jangan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang jadi (Luk 22:42).

Di Taman Getsemani, di tengah pergulatan berat menjelang sengsara di kayu salib, Yesus meneladankan hakikat doa yang sesungguhnya. Jika kita mencermatinya, di dalam doa-Nya terasa adanya ketegangan antara kehendak-Nya & kehendak Bapa. Ada saat ketika Yesus ingin sekali melepaskan cawan yang pahit itu. Namun, kalimat yang mengiringinya, ‚Äútetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi” mengajarkan bahwa kita perlu bersikap penuh kerelaan untuk tetap taat kepada kehendak Bapa.

Apakah Anda tengah bergulat antara mengikuti keinginan diri sendiri & patuh pada kehendak Tuhan? Doa Yesus di Taman Getsemani memberikan teladan yang sempurna bagi kita. Dia ingin kita belajar berserah pada kehendak Bapa. Percayalah, menyerahkan diri secara total kepada Tuhan akan memberi kekuatan & kesiapan dalam menghadapi semua tantangan. Inti dari doa adalah mengekspresikan hati, tetapi tetap tunduk pada kehendak Bapa.